Burung tempua bersarang rendah,
Burung kedidi di tanah lapang,
Usah berharap malam yg indah,
Bila siang ia kan hilang.
Selasih ku sayang jadi bicara,
Sopan susila bagai penyeri,
Kasih ku anyam pelangi sutra,
Mesra bertaut di bingkai hati.
Alun badai sampai ke kota,
Roboh menara di pulau jawa,
Takkan tergadai istana cinta,
Andai rindu terpahat di hati.
Wira megah seteru di tumpas,
Semangat utuh perkasa sejati,
Walau badai datang menghempas,
Tak runtuh kasih di hati.
Rumah kecil tiang seribu,
Rumah besar beruang-ruang,
Semasa kecil di timang ibu,
sudah besar di pinang orang.
Dara jelita anggun bergaya,
Sanggul berbunga kemas di ikat,
Pesona cinta membelai jiwa,
Hidup bahagia sepanjang hayat.
Ukiran istana si awan larat,
Bercorak bunga melilit dahan,
Binalah cinta berasaskan adat,
Batasan agama jangan di lupa.
Pucuk pauh delima batu,
Anak sembilang di tapak tangan,
Walau pun jauh beribu batu,
Jodoh pertemuan di tentukan tuhan.
Ombak menghempas hujan menimpa,
Hikmah tengkujuh menguji akal,
Termakbul sudah hajat di hati,
Semoga ikatan terjalin kekal.
Hendak gugur gugurlah nangka,
Jangan menimpa si dahan pauh,
Hendak tidur, tidurlah mata,
Jangan di kenang orang yang jauh.
Malam ini malam jumaat Pasang lilin di atas peti,
Tepuk bantal panggil semangat,
Supaya bertemu di dalam mimpi.
Jumaat, 9 Mac 2012
PANTUN; Pantun Kasih
Dicatat oleh xHuJaNx di 11:26 PTG
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)

0 ulasan:
Catat Ulasan